Jumat, 23 Oktober 2026

Dermaga baru di Ambon

 

[Indie Geillusteerd Weekblad voor Nederland en Kolonien]

  

A.      Kata Pengantar

Tulisan pendek ini berjudul Nieuwe aanlegsteiger te Ambon dimuat di Majalah Indie Geillusteerd Weekblad voor Nederland en Kolonien, edisi terbit nomor 37, tahun ke-1, tanggal 12 Desember 1917. Tulisan ini memberikan informasi tentang pembangunan dermaga baru di pelabuhan Ambon. Pembangunan ini mulai dilakukan pada tanggal 17 Mei 1917. Disebutkan juga bahwa pengerjaan dermaga baru ini dilakukan oleh Hollandsche Betonmaatschappija. Tulisan ini juga menyisipkan 5 foto saat proses pengerjaan dermaga dimaksud. 

Informasi tentang pembangunan dermaga baru ini, bahkan sudah diketahui dan diinformasikan oleh 2 surat kabar pada edisi Aprilb, 1 bulan sebelum pengerjaaannya. Kami mencoba menerjemahkan tulisan pendek ini dan hanya menambahkan sedikit catatan tambahan serta beberapa foto untuk “melengkapi” foto-foto yang sudah ada pada tulisan aslinya, khusus foto-foto pelabuhan Ambon beberapa tahun berikutnya. Semoga bisa bermanfaat.

Kantor H.B.M. di Batavia, ca. 1930

B.      Terjemahan

Seperti banyak kota pesisir penting di pulau-pulau Kekuasaan Luar Hindia Belanda, kota Ambon, di pulau dengan nama yang sama di Maluku, tidak memiliki dermaga untuk menambatkan kapal laut besar. Akibatnya, kapal-kapal ini harus tetap berlabuh di perairan terbuka, sementara penumpang dan kargo harus dipindahkan ke dan dari kapal menggunakan perahu dayung dan tongkang kargo. Namun, hal ini akan segera berubah. Atas biaya Pemerintah, sebuah dermaga sedang dibangun di Ambon, yang akan menghasilkan peningkatan signifikan dalam komunikasi antara kapal laut dan pantai. Dermaga ini dibangun oleh Hollandsche Betonmaatschappij. Atas undangan Bapak Van der Ven, pihak pelaksana dari perusahaan tersebut, otoritas sipil dan militer Ambon hadir di lokasi pembangunan perusahaan pada pukul 10:00 pagi tanggal 17 Mei 1917c, untuk menyaksikan penyuntikan dan pemancangan tiang beton pertama untuk dermaga baru tersebut.


Gambar 1 dan 2 menggambarkan dek derek apung Hollandsche Betonmaatschappij yang didekorasi hijau, di mana pada gambar 1 para tamu mendengarkan pidato yang diberikan oleh Bapak Van der Ven (X), sedangkan pada gambar 2 para tamu mengamati pengoperasian alat pemancang tiang. 



Pada gambar 3, tiang-tiang beton bertulang ditunjukkan dalam keadaan siap, yang akan ditempatkan di dasar laut dan di atasnya permukaan dermaga akan dibangun. Gambar 4 menunjukkan derek apung, dihiasi bendera, di mana tiang beton pertama sedang disuntikkan dan dipancangkan. Palu pemancang tiang terlihat jelas tergantung di atas tiang. Setelah tiang diposisikan tegak, pasir di sekitar tiang dilonggarkan oleh semburan air dengan memaksa air dengan kekuatan besar melalui pipa besi dan menahan ujung pipa tersebut di kaki tiang di dasar laut berpasir; Dengan menjatuhkan alat pemancang tiang ke tiang secara bersamaan dengan penyemprotan, tiang kemudian dapat dengan mudah dipancangkan ke dalam tanah. Setelah tiang mencapai kedalaman yang ditentukan, pasir yang dilonggarkan akan kembali mengendap di sekitar tiang. Gambar 5 menunjukkan tiang beton yang akan dipancangkan, dengan pemandu untuk alat pemancang tiang dan pipa besi untuk menyemprotkan pasir agar terlepas di bawah dan di sekitar tiang.

Dermaga Ambon, 1920-1921

Pelabuhan Ambon, 1925
 

Dermaga Ambon, 1937
 


==== selesai ====

 

 

Catatan Tambahan

a.      Hollandsche Beton Maatschappij (HBM) adalah perusahaan konstruksi asal Belanda yang didirikan pada tahun 1902 dan kemudian berkembang menjadi Hollandsche Beton Groep (HBG). Pada tahun 1961, perusahaan ini dinasionalisasi oleh Pemerintah Republik Indonesia menjadi PT Hutama Karya.

b.     De Locomotief, no 101, 66e jaargang, tanggal 11 April 1917 dan De Indier Politiek Dagblad voor Nederlandsch-Indie, no 89, 1e jaargang, tanggal 18 April 1917

Sumber-sumber yang bisa cari dan ditelusuri belum diketahui identitas tamu dari otoritas sipil dan militer yang hadir, tetapi kemungkinan besar adalah Resident van Ambon W.D. van Drunen Littel (Juni 1915 – Agustus 1918), serta komandan militer J.M. Baretta (1915 – 1917)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar