Pisarana Hatusiri Amalatu

Blog-nya Orang Saparua

Minggu, 18 Januari 2026

Rembrandt dan Ambon

 

[Anonim]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 03.41 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Selasa, 06 Januari 2026

Pesta Para “Radja”

 

[H.J. de Graff]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 20.23 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Senin, 05 Januari 2026

Dangsa Tali di Maluku-Selatan


[G.L. Tichelman]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 17.38 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Sabtu, 03 Januari 2026

Sepotong Kisah tentang Maluku


B. J. H.

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 00.34 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Kamis, 01 Januari 2026

Negori lama dan negori baru


H.J. de Graff

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 21.15 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Rabu, 31 Desember 2025

Penghormatan Rumphius di Ambon


[Bintang Djaoeh]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 22.03 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Sabtu, 18 Oktober 2025

RINCIAN ETNOGRAFI DARI BEBERAPA NEGORI AMBON (±1930)


(bagian 1)

[H.J. Jansen1]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 20.51 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Kamis, 18 September 2025

Beberapa KAPATA dari [onderafdeeling] AMAHEI (CERAM SELATAN)


G. L. TICHELMAN

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 18.38 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Senin, 15 September 2025

Pertumbuhan yang dipaksakan: Perpajakan Negara di dalam dan di luar [Pulau] Seram, c. 1860-1920


(bagian 2) 

[Maarten Rowald Manse]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 16.28 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Rabu, 10 September 2025

Pertumbuhan yang dipaksakan: Perpajakan Negara di dalam dan di luar [Pulau] Seram, c. 1860-1920


(bagian 1) 

[Maarten Rowald Manse]

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 23.47 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Rabu, 20 Agustus 2025

Radja, Pattij dan Orangkaija Pesisir Utara dan Timur Seram, 1696 – 1792


(bag 1)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 04.53 1 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 10 Agustus 2025

Radja, Pattij dan Orangkaija Pesisir Selatan Seram, 1695 – 1817

(bag 4 - selesai)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 23.55 4 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Jumat, 08 Agustus 2025

Radja, Pattij dan Orangkaija Pesisir Selatan Seram, 1695 – 1817

(bag 3)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 05.34 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Selasa, 05 Agustus 2025

Radja, Pattij dan Orangkaija Pesisir Selatan Seram 1695 – 1817

(bag 2)

[Jazirah Hoamoal dan sekitar]

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 03.26 2 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 03 Agustus 2025

Radja, Pattij dan Orangkaija Pesisir Selatan Seram, 1695 – 1817

(bag 1)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 03.44 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Kamis, 31 Juli 2025

Para Radja, Pattih dan Orang Kaija Pulau Ambon, 1695 – 1817

(bag 6 - selesai)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 05.40 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Rabu, 30 Juli 2025

Para Radja, Pattih dan Orang Kaija Pulau Ambon, 1695 – 1817

(bag 5)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 05.26 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Senin, 28 Juli 2025

Para Radja, Pattih dan Orang Kaija Pulau Ambon, 1695 – 1817

(bag 4)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 20.15 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Sabtu, 26 Juli 2025

Para Radja, Pattih dan Orang Kaija Pulau Ambon, 1695 - 1817

(bag 3)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 23.19 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Kamis, 24 Juli 2025

Para Radja, Pattih dan Orang Kaija Pulau Ambon, 1695 - 1817

(bag 2)

Adryn Anakotta

Baca selengkapnya »
Diposting oleh adryn anakotta di 05.25 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2026 (13)
    • ▼  Oktober (2)
      • Pendeta Isaac Thenu dan putra “terbaik” dari Maluk...
      • Catatan mengenai Sumpah Alifuru Seram
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2025 (86)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (11)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (12)
    • ►  Maret (23)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (11)
  • ►  2024 (45)
    • ►  Desember (10)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2023 (61)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (8)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (11)
  • ►  2022 (25)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2021 (47)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (6)
    • ►  September (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (4)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2020 (76)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (13)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2019 (30)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2018 (47)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (11)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (18)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (22)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (15)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2013 (4)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (2)

Pisarana Itu Katong

  • Ferdy Lalala
  • adryn anakotta

Translate

Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.