Jumat, 22 Februari 2019

Schaghen, Keluarga dan Fort Duurstede


Cerita singkat tentang figur yang “terlupakan”
(bagian 2)

Oleh Adryn Anakotta

Setelah kita melalang buana ke jejaring keluarga ayah, ibu, serta keluarga besar istri Nicolaas Schaghen, kita akan melihat kehidupan anak-anak Nicolaas Schaghen..........

Pernikahan Nicolaas Schaghen dengan Sara Aleta van Genegen memperoleh 6 anak, 3 laki-laki dan 3 perempuan, yaitu :
a.      Antonia Schaghen dibaptis pada 4 September 1675 di Amsterdam
b.      Vincent Schaghen dibaptis pada 6 Desember 1676 di Amsterdam
c.       Sara Margaretha Schaghen dibaptis pada 10 April 1678 di Amsterdam
d.      Johana Maria (Jeanne) Schaghen dibaptis pada 22 Juni 1679 di Amsterdam
e.      Joan Paul Schaghen lahir pada 2 November 1684/1689 dan dibaptis pada 5 November 1684
f.        Gebrand Schaghen lahir pada tanggal 2 Januari 1687 di Batavia.

Dari ke-6 anak-anak Nicolaas Schaghen, hanya 4 orang yang informasi kehidupan mereka diketahui, Yaitu  Antonia Schaghen, Sara Margaretha Schaghen, Joan/Jan Paul Schaghen dan Gebrand Schaghen.  2 anak tersisa, informasinya sangat minim.

Anak pertama atau putri pertama Nicolaas Schaghen,  Antonia Schaghen diketahui menikah dengan seorang pendeta bernama Hermanus Coldehorn/Colde de Horn/ Colde van Horn (1670 – 1719)1. Tidak diketahui kapan mereka menikah, namun berdasarkan pembacaan dan “analisa” terhadap sumber dari Abraham Patras2 dan arsip gereja 3, mungkin mereka menikah di Ambon dalam periode rentang 1698 – 1702.
Ini hanyalah dugaan semata, karena penulis belum menemukan sumber, arsip yang secara pasti menulis tentang hal demikian.
Jika periode dan tempat menikah kedua pasangan ini bisa diterima, maka Antonia Schaghen tinggal di Ambon saat ayahnya menjadi Gubernur Ambon (1691 – 1696).
Hermanus Colde van Hoorn berasal dari “kamer” Enkhuizen, datang ke Indonesia dan tiba di Batavia pada tanggal 10 Maret 16923. Sumber lain menyebut, ia tiba pada tanggal 1 Maret 16924. Beberapa bulan (April – Desember 1692) ia bertugas di Pantai Barat Sumatera, dan kemudian dikirim ke Ambon, tiba pada tanggal 17 April 16935.

Di Gubernemen VOC Ambon, ia bertugas di Pulau Haruku (1693 – 17006). Francois Valentyn menulis, ia bertugas di Haruku sejak 1694 - 16977.
Setelah selesai bertugas di Pulau Haruku, ia ditarik ke Ambon dan bertugas di Jazirah Leitimor (1700 – 17028). Pada Mei 1702 ia kembali ke Batavia dan tiba pada 12 Juni 17029
Pada tahun itu, ia ditugaskan ke Banten (Bantam) hingga Desember 1704. Pada awal 1705, ia ditugaskan sebagai pendeta di gemente Melayu Batavia hingga meninggal pada tanggal 31 Mei 171910.  Francois Valentyn menulis dalam bukunya, Hermanus Colde de Horn meninggal pada 31 Mei 171911, namun pada halaman lainnya (halaman 127), Valentyn menulis pada tahun 171412. Pendeta S.A. Buddingh dalam bukunya13 mungkin mengutip sumber Valentyn, menulis tahun 1714 sebagai tahun kematian Hermanus Colde van Horn.
Tahun dan tempat kematian Antonia Schaghen tidak diketahui dengan pasti, begitu juga dengan informasi keturunannya jika ada. Namun ada sebuah sumber, yang menulis tentang figur yang bermarga sama dengan Hermanus Colde de Horn. Sumber itu menulis bahwa Nicolaas Colde de Horn van Amboina menikah dengan Anna Wilhelmina Cranendonk pada tanggal 24 April 1723 di Batavia14. Pada saat menikah ia adalah seorang anggota Raad van Justitie kastil Batavia.
Memang, sumber-sumber yang ada tidak menyebutkan secara eksplisit tentang hubungan kedua figur ini, apakah mereka bersaudara atau mereka adalah ayah dan anak.
Penulis mempertimbangkan dan menganalisa sumber-sumber yang berkaitan dengan ketiga figur ini, maka penulis menduga mungkin Nicolaas Colde de Horn van Amboina adalah putra dari Hermanus Colde de Horn dan Antonia Schaghen. Pertimbangan paling utama adalah soal nama Nicolaas Colde de Horn van Amboina.
Penulisan/penggunaan kata van (dari/berasal) pada nama seseorang, biasanya dipakai jika orang tersebut berasal/dari sebuah tempat/lokasi yang merujuk pada tempat lahirnya.  Misalnya saja, Nicolaas Schaghen terkadang ditulis Nicolaas Schaghen van/uit Wijk bij Duurstede, karena tempat lahirnya adalah Wijk Duurstede. Begitu juga Joan Paul Schaghen, terkadang ditulis Joan Paul Schaghen uit Malaca, karena lahirnya di Malaca.
Jadi Nicolaas Colde de Horn van Amboina, kemungkinan besar lahir di Ambon. Jika pemahaman ini diterima, maka Nicolaas Colde de Horn memiliki “hubungan erat” dengan Hermanus Colde de Horn yang juga pernah bertugas di Ambon pada periode 1693 – 1702.
Beberapa sumber lain, menulis Anna Wilhelmina Cranendonk lahir pada tahun 1695 atau 170415. Ini berarti A.W. Cranenndonk dan Nicolaas Colde de Horn van Amboina berusia “sebaya” dengan pertimbangan melihat periode pernikahan Hermanus Colde de Horn dan Antonio Schaghen pada rentang 1698 – 1702, jika Nicolaas adalah putra mereka.
Selain itu, pertimbangan lainnya adalah melihat periode karir dari Nicolaas Colde de Horn van Amboina.
Diketahui ia menjadi anggota Raad Justie kastil Batavia sejak 172116. Valentyn menulis Nicolaas Colde de Horn menjadi anggota Raad Justitie Kastil Batavia sejak 1721, dimasa kemimpinan Laurens Tolling (1709 – 1724)17.
Ia diketahui meninggal pada tanggal 26 Oktober 1726 saat masih bertugas18
Jika melihat tahun dan lokasi awal karir, maka itu hanya berselang 2 tahun setelah kematian Hermanus Colde de Hoorn (1719) yang juga meninggal di Batavia. Maka hubungan mereka “sangat erat” bisa diterima.
Setelah kematian suaminya, Anna Wilhelmina Cranendonk menikah dengan Paulus Rauwenhoff (1693 – 1753) pada tahun 173019. Anak dari pasangan ini adalah Jan Hendrik Rauwenhoff (1730 – 1815)20.
Paulus Rauwenhoff sendiri adalah Gubernur VOC Ternate (1734 – 173521)

Melihat semua informasi yang “berhubungan” ini, maka penulis menduga kuat Nicolaas de Horn van Amboina adalah putra dari Hermanus Colde de Horn dan Antonia Schaghen.

Putri ketiga atau anak ke-4 Nicolaas Schaghen, Johana Maria (Jeanne) Schaghen informasinya tidak diketahui banyak, hanya berdasarkan arsip gereja  tertanggal 24 September 169622, ia disebutkan bersama kakak perempuan, Sara Margaretha Schaghen dan ibunya, Sara Aleta van Genegen masih berada di Ambon. Jika melihat tanggal arsip gereja ini, maka 2 bulan sejak kematian ayah mereka (Juli 1696), Johana Maria (Jeanne) Schaghen bersama saudaranya, masih berada di Ambon.

Putri kedua atau anak ke-3 Nicolaas Schaghen, Sara Margaretha Schaghen diketahui masih berada di Ambon pada September 1696. Beberapa bulan-tahun kemudian, ia telah kembali ke Belanda.
Ia menikah pertama kali dengan Nicolaas Alebos23 mungkin beberapa tahun sebelum Oktober 1707. Tidak diketahui apakah ia memiliki anak dari pernikahan pertama ini.
Ia menikah kedua kali dengan Lambertus van Eck pada tanggal 12 Oktober 1707 di Lunteren24. Suami kedua ini lahir di Arnhem pada 25 Februari 168217, dibaptis pada 26 November 168218 dan meninggal 28 November 173625.
Lambert van Eck adalah putra pertama (anak pertama) dari pasangan Johan van Eck (1652 – 1702) dan Theodora Foyert (1654 - ?)26

Orang tua Theodora Foyert adalah Joachim Foyert (1604 – 1682) dan Elizabeth van Lidth Jeude27.  Elizabeth van Lidth Jeude adalah adik dari Geertruijda van Lidth Jeude, istri kedua dari Gebrand Schaghen atau ibu tiri Nicolaas Schaghen.
Dari hubungan ini, maka bisa disebut bahwa ibu mertua Sara Margaretha Schaghen, Theodora Foyert, sebenarnya adalah “tante tirinya” sendiri.

Pernikahan Sara Margaretha Schaghen dengan Lambertus van Eck memperoleh seorang anak laki-laki bernama Johan Theodorus van Eck, lahir di Arnhem pada 5 Mei 171328. 13 hari kemudian, Sara Margaretha Schaghen meninggal di Arnhem pada 18 Mei 171329. Melihat tanggal kematiannya, mungkin ia meninggal akibat melahirkan putranya itu.
Lambertus van Eck menikah lagi untuk kedua kali dengan Margaretha Geetruida Engelen di Velp pada 3 Januari 171530. Istri kedua ini lahir pada 29 Desember 168131 dan meninggal di Arnhem pada 22 Oktober 172432.
Orang tua Margaretha Geetruida Engelen adalah Engelberth dan Sophia Engelen.
Pernikahan kedua Lambertus Eck dan Margaretha Geetruida Engelen ini memperoleh 5 anak, namun 3 anak meninggal di usia muda.

Seperti disebutkan di atas, Johan Theodorus van Eck lahir di Arnhem pada 5 Mei 1713. Ia meninggal pada 10 Juli 1763, menikah pada tahun 1738 di Oldebroek dengan Anna Wijnanda Potgieter33.
Anna Wijnanda Potgieter lahir di Elburg 10 Desember 1719 dan meninggal di Arnhem pada 5 Juli 1781, putri dari pasangan Nicolaas dan Jacomina Otterschei34
Pernikahan Johan Theodorus van Eck + Anna Wijnanda Potgieter memperoleh seorang putri bernama Sara Margaretha van Eck, lahir pada 8 Desember 1741, dibaptis 10 Desember 174135 dan meninggal di Arnhem pada 17 Desember 178036, serta dimakamkan pada 23 Desember 178037

Sara Margaretha van Eck,Cucu perempuan Sara Margaretha Schagen atau cicit perempuan Nicolaas Schaghen ini menikah dengan Francois Willem van den Steen pada 7 Oktober 1764 di Roozendaal38.
Francois Willem van den Steen adalah putra dari Jacob Nicolaas van den Steen dan Maria Francoise baronnese van Eck van Pantheleon, lahir di Tiel 14 Maret 1735, dibaptis pada 18 Maret 1735 dan meninggal pada 239/440 juli 1797.

Ada yang menarik dari pernikahan ini, karena hubungan keluarga dekat mereka saling menikah. Kakak perempuan Francois Willem van den Steen, Cornelia Maria van den Steen (1720 – 1798) menikah dengan Otto van Eck (1719 – 1781)41.
Otto van Eck adalah putra dari Lambertus van Eck dengan istri keduanya, Margaretha Geetruida Engelen. Ini berarti, Otto van Eck adalah adalah “paman tiri” dari Sara Margaretha van Eck, yang berarti pula Cornelia Maria van den Steen adalah adalah “tante tiri” tetapi juga sekaligus kakak ipar Sara Margaretha van Eck sendiri.

Johannes Rudolph van den Berg (1789 - 1817)

Kita perlu kembali melihat pernikahan Lambertus Eck yang kedua dengan Margaretha Gertruijda Engelen. Pernikahan ini akan menghubungkan Nicolaas Schaghen dengan figur terkenal di tahun 1817, yaitu Resident van Saparua Johannes Rudolph van den Berg itu. Hubungan ini sebenarnya “agak” jauh namun  perlu ditampilkan disini karena memiliki keterkaitan dengan Benteng Duurstede sebagai “titik sentralnya”.
Seperti ditulis sebelumnya, setelah Sara Margaretha Schaghen meninggal pada tahun 1713, Lambertus Eck menikah lagi dengan Margaretha Gertruijda Engelen pada tahun 1715. Pernikahan kedua ini memperoleh 5 anak, 3 anak meninggal di usia muda, sedangkan 2 anak berusia panjang.
Putra pertama pernikahan kedua ini adalah Engelbertus van Eck, lahir pada 19 Juli 1715 dan meninggal 8 September 1783 di Arnhem42, sedangkan anak yang lainnya adalah Otto van Eck seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Engelbertus van Eck menikah pada tanggal 25 Januari 1746 di Oosterbeek dengan Johana Umbgrove. Johana Umbgrove lahir di Arnhem pada 28 Februari 1724, meninggal pada 3 Februari 1799, merupakan putri dari Gerhard Umbgrove (1690 – 1769) dan Lucretia Wilbrenninck (1695 – 1760)43.
Kakak laki-laki Johana Umbgrove yang bernama Johan Umbgrove (1723 – 1769) menikah dengan Sibilla Snabelius (1729 – 1797)44
Pernikahan Johan Umbgrove + Sibilla Snabelius memperoleh 3 anak yaitu
Gerard Umbgrove (5 Des 1754 - ???), Willhelmus Umbgrove (11 Des 1756 – 27 Okt 1838), serta Jan Lubert Umbgrove (17 Sept 1759 – 28 Sept 1826).
Jan Lubert Umbgrove (1759 – 1826) adalah ayah dari Johana Christina Umbgrove (1791 – 1817), istri sang Residen, Johannes Rudolph van den Berg (1789 – 1817)45.
Meski hubungan keluarga Nicolaas Schaghen “agak jauh” dengan keluarga J.R. van den Berg, namun mereka saling terhubung melalui jejaring pernikahan.
Agak aneh memang, seseorang yang membangun sebuah benteng (Nicolaas Schaghen), tetapi malah bangunan itu menjadi “kuburan” bagi keluarganya sendiri (J.R. van den Berg).............. apakah ini sebuah kebetulan atau aura “mistis” yang melingkup benteng Duurstede itu seperti menjadi tempat tumbal.......? entahlah..............


Putra kedua atau anak ke-5 Nicolaas Schaghen, Joan/Johan/Jan Paul Schaghen lahir di Malaka, saat ayahnya menjadi Gubernur VOC Malaka (1784 – 1785).
Pada usia muda, ia dikirim ke Belanda untuk belajar disana.  Pada usia 32 tahun, ia menikah dengan Cornelia Theodora van Eck di Velp pada tahun 171646.
Istrinya ini, adalah putri pertama atau anak keempat dari Johan van Eck dan Theodora Foyert, lahir di Arnhem pada 17 Juli 169147 dan meninggal di Batavia48, mungkin dalam dalam periode September 1722 – Juli 172349.
Kakak Cornelia Theodora van Eck, Lambertus van Eck adalah suami dari Sara Magdalena Schaghen, kakak Joan Paul Schaghen.

Pernikahan pertama Joan Paul Schaghen + Cornelia Theodora van Schaghen memperoleh seorang putri bernama Magdalena Clara Schaghen, namun tidak diketahui kapan ia lahir. Putrinya ini menikah 2 kali, yang pertama dengan Thomas Christian Montagne dan yang kedua dengan Coenraad Cornelis de la Faille, seorang koopman (pedagang) dan dispensier50.
Suami pertama, Thomas Christian Montagne menikah lagi dengan Anna Maria Jacobsdr Dubbeldekop di Batavia pada 24 November 1741 di Batavia. Thomas Christian Montagne meninggal dan dimakamkan pada 7 November 1750 di Batavia51.

Setelah kematian istri pertamanya, Joan Paul Schaghen menikah lagi dengan Susana Cornelia Breving van Batavia, pada tanggal 23 Juli 1723 di Batavia52, putri dari Adriaan Albert Breving, Oud Schepen Batavia53.
F. de Haan dalam bukunya menulis Adriaan Albert Breving sebagai Vice President van Schepenen Batavia54. Begitu juga yang ditulis oleh Francois Valentyn, bahwa ia menjabat pada tahun 1720 - 172155

Mungkin dari pernikahan kedua ini, diperoleh seorang putri bernama Hendriette Clara Schaghen ( ? – 1781), yang menikah dengan Jacob Helmholt, dan disebut Memvrouw Helmholt dalam sebuah sumber56
Setelah kematian istri keduanya, Joan Paul Schaghen menikah lagi dengan Elizabeth Blanckert pada tahun 173557, janda mati dari Josua van Arrewijne.
Sebelumnya Elizabeth Blanckert menikah dengan Josua van Arrewijne pada tahun 1728 di Netherlands Indie58. Josua Arrewijne adalah figur yang pernah menjadi Gubernur VOC Makasar (1728 – 173359), yang meninggal pada 16 Juli 173460. Ia meninggal saat bertugas menjadi Komisariat der Mijnzaken di Bantimurung, Makasar. Ia juga menjadi anggota Raad van Indie (1732 – 1733) dimana Joan Paul Schaghen juga menjadi anggotanya (1731 – 1734)

Pernikahan Elizabeth Blanckert dan Josua van Arrewijne memperoleh 1 anak, yaitu Maria Elizabeth van Arrewijne (1734 – 1754)61.




Inkripsi untuk mengenang Gerard Christoffe Schaghen (Maret - Juli 1740)

Pernikahan Elizabeth Blanckert dan Joan Paul Schaghen memperoleh seorang putra bernama Gerard Christoffe Schaghen yang lahir di Batavia 30 Maret 1740, namun meninggal dalam usia muda pada 8 Juli 1740. Pada sebuah inkripsi berbentuk piring perak yang dibuat untuk mengenang putranya, tertulis pada bagian tengah :

“In memory of Gerard Christoffe Schaghen, born in Batavia 30 March and died 8 July 1740 “ (telah diterjemahkan ke bahasa Inggris)

Joan Paul Schaghen bersama istri ketiga dan putri tirinya Maria Elizabeth van Arrewijne kembali ke Negeri Belanda pada 27 Januari  1742 dengan menggunakan kapal Weltreveden dari Batavia62. Kapal ini tiba di Tanjung Harapan Afrika pada 21 April 1742, dalam perjalanan inilah istri ketiganya meninggal dan dimakamkan di Tanjung Harapan63
Kapal berangkat dari pelabuhan itu sejak 11 Mei 1742 dan tiba di Belanda pada 1 September 1742.

Joan Paul Schaghen menikah untuk keempat kalinya (diumumkan) pada tanggal  4 November 1745 dengan wanita berusia “ABG”, Margaretha Constantia Delborgo64.
Pernikahan keempat ini memperoleh seorang putri bernama Sara Aleta Schaghen, yang dibaptis pada 18 Mei 1746 di Amsterdam65.
Margaretha Constantia Delborgo lahir tahun 1730, putri dari Margaretha van Delft dengan suami ketiganya,Marco Aurelio Delborgo66. Mereka menikah di Amsterdam, pada tanggal 28 September 1727.
Sebelumnya, Margaretha van Delft menikah dengan Jacob van Akersloot, kemudian menikah dengan Lourens Mortier di Amsterdam pada 19 Mei 1713.


Joan Paul Schaghen meninggal tidak lama kemudian, dan dimakamkan pada 12 Desember 1746 di Oude Kerk, Amsterdam67. Kehidupan Sara Aleta Schaghen selanjutnya, tidak banyak diketahui, sedangkan ibunya (Margaretha Constantia Delborgo) diketahui menikah lagi dengan Abraham Willem de Vree, seorang kapten infanteri resimen van Randwijk, pada tanggal 6 September 1747 di Maurik68.
F.H. de Vos, menulis Margaretha Constantia Delborgo menikah lagi dengan seseorang yang disebutnya Capt. De Vree69.
Abraham Willem de Vree lahir di Maurik pada 24 Maret 1718, meninggal di Maurik pada tahun 1787, putra dari Reiner de Vree dan Adriana Sophia van der Hagen70.
Margaretha Constantia Delborgo adalah istri kedua, sebelumnya ia menikah dengan Johana Hendriete de Lith van Jeude di Tiel pada 18 Oktober 1742.
Pernikahan pertama ini, akan membawa Abraham de Vree berhubungan langsung dengan Joan paul Schaghen, suami pertama Margaretha Constantia Delborgo. Hubungan mereka akan dijelaskan pada bagian lain.

Pernikahan Abraham Willem de Vree + Margaretha Constantia Delborgo memperoleh 8 anak71. Salah seorang putra mereka akan menikah dengan seseorang, yang juga berasal dari keluarga besar Joan Paul Schaghen.

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa Abraham Willem de Vree pertama menikah dengan Johana Hendriete de Lith van Jeude. Johana Hendriete de Lith van Jeude adalah putri dari Hendrik van Lith de Jeude (1678 – 1737) dan Catharina Biscop (1680 – 1746)72
Ia lahir di s’Gravenhage pada 15 April 1718 dan meninggal 10 November 1743 di Tiel. Kemungkinan tidak ada anak dari pernikahan ini, karena sumber-sumber tidak menulisnya, dan pernikahan mereka hanya berusia 1 tahun lebih  (18 Oktober 1742 – 10 November 1743).

Ayah mertua Abraham Willem de Vree, Hendrik van Lith de Jeude adalah putra dari Johan van Lith de Jeude (1635 – 1708) dan Margaretha Elizabeth Blancken (1639 – 1713)73.
Orang tua Johan van Lith de Jeude adalah Cornelis van Lith de Jeude (1612 – 1650) dan Anna Wijnands van Resandt (1610 – 1677)74
Cornelis van Lith de Jeude adalah saudara lelaki dari Geetruijda van Lith de Jeude (? – 1679) dan Elizabeth van Lith de Jeude (1615 - 1677)75.
Geetruijda van Lith de Jeude adalah ibu tiri dari Nicolaas Schaghen (lihat artikel bagian 1), sedangkan Elizabeth van Lith de Jeude adalah nenek mertua dan sekaligus nenek “tiri” dari Sara Margaretha Schaghen dan Joan Paul Schaghen, putra putri Nicolaas Schaghen (lihat penjelasan mengenai Sara Margaretha Schaghen dan Joan Paul Schaghen pada bagian atas).

Bahkan, salah satu anak pernikahan Abraham Willem de Vree + Margaretha Constantia Delborgo akan menghubungkan mereka dari garis lain.
Anak ke-7 mereka, Coenraad Leendert de Vree (1764 -1864) menikah dengan Antoinette Walrave Elizabeth van den Steen (1768 – 1818) pada 13 Juli 1794 di Herwijnen76
Orangtua Antoinette Walrave Elizabeth van den Steen adalah Diederik Gerhard van den Steen (1724 – 1797) dan Johana Maria Cock (1729 – 1770).
Diederik Gerhard van den Steen (1724 – 1797) adalah adik dari Cornelia Maria van den Steen (1720 – 1756) dan kakak dari Francois Willem van den Steen (1735 – 1797).
Cornelia Maria van den Steen adalah istri dari Otto van Eck (1719 – 1781).
Otto van Eck adalah putra dari Lambertus van Eck dengan istri keduanya, Margaretha Geetruijda Engelen. Istri pertama Lambertus van Eck adalah Sara Margaretha Schaghen, putri Nicolaas Schaghen.
Sedangkan Francois Willem van den Steen adalah suami dari Sara Margaretha van Eck, cucu perempuan Sara Margaretha Schaghen.


Pernikahan Abraham Willem de Vree dengan istri pertamanya Johana Hendriete de Lith van Jeude, akan terhubung dengan salah satu tentara Belanda yang tewas di pantai Waisisil pada tanggal 20 Mei 1817, untuk “merebut” fort Duurstede.
Figur dimaksud adalah Letnan 2 laut Jean Henri van Lith de Jeude77. Hubungan keluarga mereka bisa dijelaskan sebagai berikut :
Jean Henri van Lith de Jeude adalah anak bungsu dari Hendrik van Lith de Jeude (1756 – 1831) dan Susana Cornelia van Eelde (1754 – 1844)78.
Orangtua Hendrik van Lith de Jeude atau kakek dan nenek dari Jean Henri van Lith de Jeude adalah Johan van Lith de Jeude (1723 – 1789) dan Anna Maria van der Beek (1733 – 1759)79.
Johan van Lith de Jeude (1723 – 1789) adalah adik bungsu dari Johana Hendriete de Lith van Jeude (1718 – 1743)80, istri pertama Abraham Willem de Vree (1718 – 1787).
Istri kedua Abraham Willem de Vree, Margaretha Constantia Delborgo sebelumnya menikah dengan Joan Paul Schaghen.

Sketsa Peristiwa Waisisil, 20 Mei 1817

 
----  Johan Rudolph van den Berg dan Jean Henri van Lith de Jeude tewas di fort Duurstede dan pantai Waisisil...... dan tewasnya mereka memiliki keterkaitan dengan fort Duurstede........... apakah ini sebuah kebetulan.............atau sebenarnya fort Duurstede seperti kutukan dan menjadi tumbal bagi Nicolaas Schaghen dan jejaring keluarganya...............entahlah.........


Putri tiri Joan Paul Schaghen, Maria Elizabeth van Arrewijne diketahui menikah pada 20 Juni 1749 dengan Conrado Pestalozzi Camerling (1721 – 1781), dan meninggal 21 Oktober 1754 di Amsterdam81

Karir Joan Paul Schaghen dimulai saat berangkat dari Belanda pada 21 Mei 1717 menuju Batavia dan menumpang kapal Prins Eugenius, dan tiba di Batavia pada 31 Desember tahun itu82
Ia mulai bertugas di Semarang sebagai Administratur kelas 2 sejak 26 September 1718, pada 22 Juli 1721 pangkatnya naik menjadi kelas 1. Pada 7 September 1722, ia ditunjuk sebagai pejabat sekretaris Hoge Regering di Batavia. Pada 29 Juni 1723 ia ditunjuk sebagai Gezaghebber VOC Galle, dan menjadi Gubernur VOC Ceylon sejak 15 Oktober 1725 – 16 September 1726.
Ia menjadi Direktur Jenderaal perdagangan VOC sejak 2 November 1737 – Desember 174183.  Januari 1742, ia kembali ke Negeri Belanda seperti yang ditulis di atas.

Putra ke-3 atau anak bungsu Nicolaas Schaghen, Gebrand Schaghen lahir di Batavia pada tahun 1687. Ia “mungkin” dibawa ke Ambon, saat ayahnya bertugas di Ambon. Gebrand meninggal di usia muda (6 tahun, 6 bulan lebih) pada 29 Juli 1693 di Ambon84.  


Setelah kita melihat semua putra – putri Nicolaas Schaghen, sekarang bagaimana dengan Nicolaas Schaghen sendiri.................kita akan melihat perjalanan karirnya sejak awal, kiprahnya sebagai Gubernur VOC Ambon, tentang pembangunan benteng Duurstede,hingga kematiannya yang mendadak................


---- bersambung ----


Catatan Kaki
  1. Bruijn de, C.A. L van Troostenburg, Biographisch Woordenboek van Oost-Indische Predikanten, P.J. Milborn, Nijmegen, 1893 Hal 243
§  Molhuysen, P.C dan Blok, P.J. Nieuw Nederlandsch Biographisch Wordenboek, deel VIII, A.W. Sijthoff, Leiden, 1930, Hal 296
§  Leendertsz, P. De Navorscher, Nieuw Serie, dertiende jaargang (tahun ke-30), J.C. Colman, Amsterdam, 1880, Hal 500
§  Someren, J.V. van, De Navorscher, Nieuw Serie, (tahun ke-45), H.C.A. Thieme, Nijmegen, 1895, Hal 711
§  Brief Van De Kerkenraad Van Ambon Aan De Kerkenraad Van Batavia,Amboina, 17 mei 1702. ANRI, Archief Kerkenraad Batavia 137, fol. 455-458 (dimuat  oleh Hendrik.E. Neimeijer, Th. Van den End dan G.J. Schutte dalam Bronnen Betreffende Kerk en School in de Gouvernemente Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC, 1605-1791,eerste deel, tweede band (1605-1789), hal 248, Huygens ING (Knaw) Den Haag 2015)
  1. Leendertsz, P. De Navorscher, Nieuw Serie, dertiende jaargang (tahun ke-30), J.C. Colman, Amsterdam, 1880, Hal 497 - 502
§  Brief Van De Kerkenraad Van Ambon Aan De Kerkenraad Van Batavia,Amboina, 17 mei 1702. ANRI, Archief Kerkenraad Batavia 137, fol. 455-458 (dimuat  oleh Hendrik.E. Neimeijer, Th. Van den End dan G.J. Schutte dalam Bronnen Betreffende Kerk en School in de Gouvernemente Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC, 1605-1791,eerste deel, tweede band (1605-1789), hal 248, Huygens ING (Knaw) Den Haag 2015)
(Abraham Patras menulis kepada mantan atasannya, Nathaniel Gautier tertanggal 20 September 1702 yang didalamnya menyebut Hermanus Colde van Horn, teman baiknya itu sebagai menantu dari Nicolaas Schaghen. Arsip gereja tertanggal 17 Mei 1702, menyebut dengan eksplisit juffrow Antonia Schaghen sebagai huysvrouwen dari Hermanus Kolde de Hoorn/Colde van Hoorn. Jadi pernikahan mereka terjadi sebelum Mei 1702. Abraham Patras sendiri dalam karirnya, pernah menjadi Secretary van kleine en huwelijkzaken gubernemen VOC Ambon pada 1698 – 1700, Secretary raad van Justitie VOC Ambon pada 1700 – 1703. Membaca dan menganalisa kedua sumber ini serta “mempertimbangkan” karir Abraham Patras, maka penulis menduga kedua pasangan ini menikah di Ambon pada periode 1698 – 1702, saat Abraham Patras menjabat kedua posisi itu)
  1. Bruijn de, C.A. L van Troostenburg, Biographisch Woordenboek van Oost-Indische Predikanten, P.J. Milborn, Nijmegen, 1893 Hal 242
§  Molhuysen, P.C dan Blok, P.J. Nieuw Nederlandsch Biographisch Wordenboek, deel VIII, A.W. Sijthoff, Leiden, 1930, Hal 296
  1. Alfabetisch lijst van Predikanten in Ambon, Ternate en Banda (dimuat  oleh Hendrik.E. Neimeijer, Th. Van den End dan G.J. Schutte dalam Bronnen Betreffende Kerk en School in de Gouvernemente Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC, 1605-1791,vierde deel, hal 49, Huygens ING (Knaw) Den Haag 2015)
  2. Bruijn de, C.A. L van Troostenburg, Biographisch Woordenboek van Oost-Indische Predikanten, P.J. Milborn, Nijmegen, 1893 Hal 242
§  Valentyn, Francois, Omstandig verhaal van de Geschiedenissen en zaken het kerkelyke ofte den Godsdienst betreffende zoo in Ambon...........Joannes van Braam, Dordrecht en Gerard onder der Linden, Amsterdam, 1726,  hal 87
§  Alfabetisch lijst van Predikanten in Ambon, Ternate en Banda (dimuat  oleh Hendrik.E. Neimeijer, Th. Van den End dan G.J. Schutte dalam Bronnen Betreffende Kerk en School in de Gouvernemente Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC, 1605-1791,vierde deel, hal 49, Huygens ING (Knaw) Den Haag 2015)
  1. Alfabetisch lijst van Predikanten in Ambon, Ternate en Banda (dimuat  oleh Hendrik.E. Neimeijer, Th. Van den End dan G.J. Schutte dalam Bronnen Betreffende Kerk en School in de Gouvernemente Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC, 1605-1791,vierde deel, hal 49, Huygens ING (Knaw) Den Haag 2015)
§  Bruijn de, C.A. L van Troostenburg, Biographisch Woordenboek van Oost-Indische Predikanten, P.J. Milborn, Nijmegen, 1893 Hal 242
  1. Valentyn, Francois, Omstandig verhaal van de Geschiedenissen en zaken het kerkelyke ofte den Godsdienst betreffende zoo in Ambon...........Joannes van Braam, Dordrecht en Gerard onder der Linden, Amsterdam, 1726,  hal 89,91 dan 141
§  Molhuysen, P.C dan Blok, P.J. Nieuw Nederlandsch Biographisch Wordenboek, deel VIII, A.W. Sijthoff, Leiden, 1930, Hal 296
  1. Bruijn de, C.A. L van Troostenburg, Biographisch Woordenboek van Oost-Indische Predikanten, P.J. Milborn, Nijmegen, 1893 Hal 242
  2. Idem
§  Molhuysen, P.C dan Blok, P.J. Nieuw Nederlandsch Biographisch Wordenboek, deel VIII, A.W. Sijthoff, Leiden, 1930, Hal 296
  1. Bruijn de, C.A. L van Troostenburg, Biographisch Woordenboek van Oost-Indische Predikanten, P.J. Milborn, Nijmegen, 1893 Hal 242
§  Alfabetisch lijst van Predikanten in Ambon, Ternate en Banda (dimuat  oleh Hendrik.E. Neimeijer, Th. Van den End dan G.J. Schutte dalam Bronnen Betreffende Kerk en School in de Gouvernemente Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC, 1605-1791,vierde deel, hal 49, Huygens ING (Knaw) Den Haag 2015)
  1. Valentyn, Francois, Zaaken van den Godsdienst op het Eiland Java........... ...........Joannes van Braam, Dordrecht en Gerard onder der Linden, Amsterdam, 1726, Hal 112
  2. Idem (halaman 127)
  3. Buddingh, S.A. Naamlijst der Predikanten in Neerlands Oost-Indie van 1615 tot 1857.....Lange en Co, Batavia, 1857, Hal 4
  4. Van Resandt, W. Wijnaendts. Huwelijken te Batavia in de Compagniestijd (in de Maandblad van Het Genealogisch-Heraldiek-Genootschap. De Nederlandsche Leeuw 23e jaargang (1905) halaman 291)
  5. https://www.genealogieonline.nl/stamboom-baris/I88663.php
  1. Naambokje van .............Gerrit de Bos, Amsterdam, 1726 Halaman 8
§  Naambokje van .............Maret 1726, Gerrit de Bos, Amsterdam, 1727 Halaman 8
  1. Valentyn, Francois, Beschrijvinge van Groot Djava ofte Java Major....vierde deel, Joanne van Bram en Gerard onder de Linde, Dordrecht en Amsterdam, 1726, hal 388
  2. Generale Missiven Gouverneur Generaal Mattheus de Haan tertanggal 5 Desember 1726.... Kol. Arch. 1929, fol. 783-1228. (dimuat oleh W.Ph Coolhaas dalam Generale Missiven Gouverneur Generaal VOC, acht deel, (1725 – 1729), hal 96)
  3. https://gw.geneanet.org/lettervos?n=rauwenhoff&oc=&p=paulus
  1. Idem
21.   Niemeijer, Hendrik.E, End, Th van den, Schutte, G.J. Bronnen Betreffende Kerk en School in de gouvernementen Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC (1605-1791), vierde deel (bijlagen halaman 31) HUYGENS ING (KNAW), Den Haag, 2015
§  De Clercq, F.S.A. Ternate, The Residency and Its Sultanate (Bijdragen tot de kennis de Residentie Ternate, 1890) apendix II--à (Edisi Terjemahan Bahasa Inggris oleh Paul Michael Taylor dan Marie N Richards), Smithsonian Institution Libraries Digital Edition, Washington DC, 1999
§  Widjojo, Muridan Satrio. Cross-cultural Alliance-making and local resistance in Maluku during the revolt of Prince Nuku, c.1780-1810 (disertasi doktor di universitas Leiden) apendiks 3, 2007
  1. Brief van de kerkenraad van ambon aan de kerkenraad van batavia. Ambon, 24 september 1696. ANRI, Archief Kerkenraad Batavia 137, fol. 299-302 (Niemeijer, Hendrik.E, End, Th van den, Schutte, G.J. Bronnen Betreffende Kerk en School in de gouvernementen Ambon, Ternate en Banda ten tijde van de VOC (1605-1791), Eerste deel  bag 2, Hal 125, HUYGENS ING (KNAW), Den Haag, 2015
  2. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
  1. Idem
  2. Idem
  3. Van Epen, D.G. Nederlands Patriciaat,3e jaargang, Anno 1912, Centraal Bureau voor genealogie en heraldiek, s,gravenhage, 1912, Hal 74
  4. Catatan kaki no 15 dan 18
  5. Idem
  1. Idem
  1. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
  1. Idem
  2. Idem
§  Van Epen, D.G. Nederlands Patriciaat,3e jaargang, Anno 1912, Centraal Bureau voor genealogie en heraldiek, s,gravenhage, 1912, Hal 74
(Van Epen menulis mereka menikah tanggal 3 Januari 1713, mungkin ini adalah kesalahan teknis saja)
  1. Catatan Kaki no 22
§  Van Epen, D.G. Nederlands Patriciaat,3e jaargang, Anno 1912, Centraal Bureau voor genealogie en heraldiek, s,gravenhage, 1912, Hal 74
( Van Oijen menulis Margaretha Getruida Engelen lahir pada 29 Desember 1681 tanpa menulis tempat lahirnya, sedangkan Epen menulis Margaretha Getruida Engelen dibaptis di Arnhem pada 29 Desember 1681)
  1. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
§  Van Epen, D.G. Nederlands Patriciaat,3e jaargang, Anno 1912, Centraal Bureau voor genealogie en heraldiek, s,gravenhage, 1912, Hal 74
  1. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
  1. Van Dam, D.W. Afstammelingen van Bartholomeus van Eck (van Pantheleon) en van Bentram van Eck (van Pantheleon) in mannelijke en vrouwelijke lin (dimuat dalam Maandblad van het Genealogisch-Heraaldiek Genootschap de Nederlandsche Leeuw, 32ste jaargang, 1912,Hal 378)
  2. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
§  Van Dam, D.W. Afstammelingen van Bartholomeus van Eck (van Pantheleon) en van Bentram van Eck (van Pantheleon) in mannelijke en vrouwelijke lin (dimuat dalam Maandblad van het Genealogisch-Heraaldiek Genootschap de Nederlandsche Leeuw, 32ste jaargang, 1912,Hal 378)
  1. Van Dam, D.W. Afstammelingen van Bartholomeus van Eck (van Pantheleon) en van Bentram van Eck (van Pantheleon) in mannelijke en vrouwelijke lin (dimuat dalam Maandblad van het Genealogisch-Heraaldiek Genootschap de Nederlandsche Leeuw, 32ste jaargang, 1912,Hal 378)
  2. Catatan kaki no 29
  3. Catatan kaki no 27
  4. Catatan kaki no 28
  5. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
§  Van Dam, D.W. Afstammelingen van Bartholomeus van Eck (van Pantheleon) en van Bentram van Eck (van Pantheleon) in mannelijke en vrouwelijke lin (dimuat dalam Maandblad van het Genealogisch-Heraaldiek Genootschap de Nederlandsche Leeuw, 32ste jaargang, 1912,Hal 376)
  1. Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
  1. https://gw.geneanet.org/alecm?lang=en&pz=lodewijk+emile&nz=martel&p=johan&n=umbgrove
  1. https://gw.geneanet.org/alecm?lang=en&pz=lodewijk+emile&nz=martel&p=johan+lubbert&n=umbgrove
46.   Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
§  De Vos, F.H. Notes and Queries (in Journal of the Dutch Union Burger of Ceylon, vol 3, 1910, hal 73)
§  Wijnaendts van Resandt, W., 1944. De gezaghebbers der Oost-indische Compagnie op hare buiten-comptoiren in Azië. - Amsterdam: Uitgeverij Liebaert, 1944. - 316 p
( van Oijen menyebut nama istri, tempat dan tahun mereka menikah, sedang van Resandt dan de Vos hanya menulis nama istri)
47.   Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
§  Wijnaendts van Resandt, W., 1944. De gezaghebbers der Oost-indische Compagnie op hare buiten-comptoiren in Azië. - Amsterdam: Uitgeverij Liebaert, 1944. - 316 p
(van Oijen menulis 17 Juli 1691 sebagai tanggal lahir, sedangkan van Resandt menulis tanggal itu sebagai tanggal baptis)
48.   Van Oijen, A.A Vorstemen, Uit: - STAM- EN WAPENBOEK van Aanzienlijke Nederlandsche Familiën, met Genealogische en Heraldische aanteekeningen Te Groningen bij J.B. Wolters, Eerste deel 1885, blz 229
49.  Beberapa sumber tidak menulis tahun kematian Cornelia Theodora van Eck secara, hanya menulis setelah kematiannya, Joan Paul Schaghen menikah lagi dengan istri kedua pada tahun 1723. Memahami sumber dari van Resandt tentang karir Joan Paul Schaghen dan sumber van Oijen tentang tempat meninggal istrinya, maka penulis mempertimbangkan periode kematian istri pertama antara September 1722 – Juli 1723. Pada periode ini, Schaghen menjabat sebagai pejabat sekretaris Hoge Regering yang bermarkas di Batavia. Maka kemungkinannya adalah istrinya juga berada bersama Schaghen dan meninggal di Batavia.
  1. Genealogie de la noble et tres ancienne famille Della Faille (dimuat oleh Jacobus Kok dan Abraham Ferwerda dalam Nederlandsch Geslacht-Stam en Wapen Boek........tweede deel, J.B. Elwe en D.M. Langeveld, Amsterdam, 1785)
  1. De Vos, F.H. Some Marriages in Batavia (dimuat dalam Journal of the Dutch Burger Union of ceylon, Volume 1, No 4, Desember 1908, halaman 187, 204)
§  Van Resandt, W. Wijnaendts. Huwelijken te Batavia in de Compagniestijd (in de Maandblad van Het Genealogisch-Heraldiek-Genootschap. De Nederlandsche Leeuw 23e jaargang (1905) halaman 291)
§  De Vos, F.H. Notes and Queries (in Journal of the Dutch Unio Burger of Ceylon, vol 3, 1910, hal 73)
  1. De Vos, F.H. Some Marriages in Batavia (dimuat dalam Journal of the Dutch Burger Union of ceylon, Volume 1, No 4, Desember 1908, halaman 187)
  1. De Haan, Priangan der Prianger-regentschappen onder het Nederlandsch Bestuur tot 1811, eerste deel, bag ii, Batavia, 1910, hal 192
  2. Valentyn, Francois, Beschrijvinge van Groot Djava ofte Java Major....vierde deel, Joanne van Bram en Gerard onder de Linde, Dordrecht en Amsterdam, 1726, hal 397 - 398
  3. Schutte, G.J. Seer teder beminde heer vader en vrouw moeder!: Brieven van de Groninger ... halaman 192, catatan kaki no 306
  4. https://en.wikipedia.org/wiki/Joan_Paul_Schaghen
§  De Vos, F.H. Notes and Queries (in Journal of the Dutch Union Burger of Ceylon, vol 3, 1910, hal 74)
  1. https://sites.google.com/site/geneabiografie/iii-3-de-maare-theodorus-jan/iv-5-de-maar-theodorus-c/v-9-de-maar-florentius-e/vi-18-de-bergh-johanna-a/vii-36-baert-verspijck-agnes-cj/viii-72-van-arrewijne-anna-maria/ix-143-van-arrewijne-emond-josua/x-285-van-arrewijne-josua
59.   Sutherland, K. Jaarboekje Celebes 1865, K. Sutherland, Makasar, 1865, (hal 25 )
§  De Navorscher, zevende jaargang, Frederik Muller, Amsterdam, 1857, Hal 24
  1. Generale Missiven Gouverneur Generaal VOC, Abraham Patras tertanggal 31 Maret 1735 (dimuat oleh W.Ph Coolhaas dalam Generale Missiven Gouverneur Generaal VOC, niende deel, (1729 – 1737), hal 631)
§  Generale Missiven Gouverneur Generaal VOC, Dirk van Cloon tertanggal 30 November 1734 (dimuat oleh W.Ph Coolhaas dalam Generale Missiven Gouverneur Generaal VOC, niende deel, (1729 – 1737), hal 600)
61.   Catatan kaki no 58
62.   Nationaal Archief (Netherlands), Dutch East India Company, archive 1.04.02, inventory number 5697, folio 6
§  VOC - voyagers, this index was developed through a joint initiative of the archives of Delft and Rotterdam, Zeeuws archief, Westfries Archief (Hoorn and Enkhuizen) and the departments of history from the Universities of Leiden and Ghent.
63.   Catatan Kaki no 61
  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Joan_Paul_Schaghen
§  De Vos, F.H. Notes and Queries (in Journal of the Dutch Unio Burger of Ceylon, vol 3, 1910, hal 74)
65.   Amsterdam City Archives, Church records baptisms
DTB 101, p.544(folio 272v), nr.15, Amsterdam, archive NL-SAA-908180
  1. https://www.genealogieonline.nl/west-europese-adel/I53520.php
  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Joan_Paul_Schaghen
  1. https://www.genealogieonline.nl/west-europese-adel/I53518.php
69.   De Vos, F.H. Notes and Queries (in Journal of the Dutch Unio Burger of Ceylon, vol 3, 1910, hal 73)
  1. https://gw.geneanet.org/vanwijnen28?lang=en&iz=18&p=abraham+willem&n=de+vree
  2. https://gw.geneanet.org/vanwijnen28?lang=en&iz=18&p=abraham+willem&n=de+vree
  1. https://www.genealogieonline.nl/west-europese-adel/I25409.php
  1. https://www.genealogieonline.nl/west-europese-adel/I344005.php
  1. https://www.genealogieonline.nl/west-europese-adel/I170158.php
  1. Idem
  2. https://gw.geneanet.org/hoffman?lang=en&pz=hermann&nz=hoffman&p=abraham+willem&n=de+vree
  1. Verslag van beraadslaging van civiele en militaire autoriteiten, gehouden in fort Nieuw-Victoria, Ambon, 21 mei 1817.Afschrift. NA, Koloniën 2.10.01, 168, vb. 24 december 1817 no. 9363.
§  Verslag van deelnemer aan expeditie van majoor P.J. Beetjes tegen opstandelingen te Saparua, te Ambon of aan boord van de Nassau, 2 juni 1817.
§  KB. Amsterdamse Courant, 8 december 1817 no. 289, p. 2-3.
§  N. Engelhard aan zijn zwager J. Siberg te Batavia, Ambon, 3 en 4 juni 1817. Particulier. Minuut of afschrift, eigenhandig. NA, collectie Van Alphen 2.21.004.19, 315
§  Fraasen, Chr Fr. Bronen Betreffende Midden Molukken 1796 – 1902, Naamregister Lith de Jeude, Jean Henri van
  1. http://www.wazamar.org/Berend-Wierts-Kunst/Genealogieen/genvan-lidth-de-jeude/Van-Lidth-de-Jeude-NP-1973.htm
§  Nederlands Patriciaat : Genealogieen van Vooraanstaande Geschlaten, 59e jaargang, hal 154 - 193
  1. Idem
  2. Idem
  3. Catatan Kaki no 61
§  Amsterdam City Archives, Ondertrouwregister
SAA Index op ondertrouwregister, Amsterdam, archive 5001, DTB 592, p.363
  1. Catatan Kaki no 62
§  Catatan Kaki no 67
  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Joan_Paul_Schaghen
§  Wijnaendts van Resandt, W., 1944. De gezaghebbers der Oost-indische Compagnie op hare buiten-comptoiren in Azië. - Amsterdam: Uitgeverij Liebaert, 1944. - 316 p
§  Bosch, van den R.P. Ceylon, tijdens het Nederlandsch bestuur onder de Oost Indie Compagnie, van 1656 tot en met 1796 (dimuat dalam de Wapenheraut Maandblad gewijd aan.......1e jaargang, S’Gravenhage, 1897, ( hal 53))
§  De Vos, Portraits of Dutch Governors of Ceylon (dimuat dalam Journal of the Dutch Burger Union of ceylon, Volume 5, No 1, 1912, halaman 16)
  1. De Bere, Lach P. F.L.C, Gedenktekeenen en grafschriften in Indie (in Maandblad van het Genealogisch-Heraldiek Genootschap de Nederlandsche Leeuw, no 9 jaargang XXI, 1903,hal 182)
§  De Vos, F.H. Notes and Queries (in Journal of the Dutch Unio Burger of Ceylo, vol 3, 1910, hal 73)
(De Vos mungkin keliru menulis tanggal kematian Gebrand Schagen yaitu pada 29 Desember 1693)
§  Valentyn, Francois. Oud en Nieuw Oost Indie (twede deel) Beschyving van Amboina Vervattende......., Joannes van Braam, Dordrecht, 1724 (bag 2, hal 251)
§  Bosch, van den R.P. Ceylon, tijdens het Nederlandsch bestuur onder de Oost Indie Compagnie, van 1656 tot en met 1796 (dimuat dalam de Wapenheraut Maandblad gewijd aan.......1e jaargang, S’Gravenhage, 1897, ( hal 53))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar